1. Awalan Me-
Sifat:
Sifat:
© Bila dipasangkan dengan bentuk dasar berfonem awal vokal, k, g, h akan mengalami morfofonemis menjadi meng-,
contoh:
me+hilang = menghilang.
contoh:
me+hilang = menghilang.
me+kasih = mengasih
me+gantung = menggantung
© Bila dipasangkan dengan bentuk dasar berfonem awal l, m, n, r, ng, ny, w, dan y akan mengalami morfologis,
contoh:
me+lawan = melawan
me+maaf = memaaf
me+niat = meniatkan
me+ronda = meronda
me+nganggur = menganggur
me+nyanyi = menyanyi
me+waris = mewarisi
me+yakin =meyakinkan
© Bila dipasangkan dengan bentuk dasar berfonem awal d, t, c, dan j akan mengalami morfofonemis menjadi men-,
contoh:
me+dobrak = mendobrak
me+tabung = menabung.
me+ cari = mencari
me+ jalan = menjalankan
© Bila dipasangkan dengan bentuk dasar berfonem awal p, b, dan f akan mengalami morfofonemis menjadi mem-,
contoh:
me+banting = membanting.
me+patuk = mematuk
me+fasilitas = memfasilitasi
© Bila dipasangkan dengan bentuk dasar berfonem awal s, sy akan mengalami morfofonemis menjadi meny-,
Contoh:
Me+sapu = menyapu.
Me+syair = menyair
© Bila dipasangkan dengan bentuk dasar bersuku satu akan mengalami morfofonemis menjadi menge-,
Contoh:
Me+ bom = mengebom.
Me+pel = mengepel
Jadi, prefiks me- mempunyai beberapa variasi bentuk, yaitu men-, mem-, meny-, meng-, menge-, dan yang tidak mengalami morfofonemis me-.
Prefiks me- jika dipasangkan dengan kata dasar berbentuk apapun akan membentuk kata kerja.
2. Awalan Pe-
Sifat:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar