Apalah artinya perbedaan dibandingkan dengan banyaknya persamaan diantara kita. Bukankah kita sama sama membutuhkan sesuap nasi dan seteguk air segar demi memenuhi lapar dan dahaga? Kita juga sama sama menangis dikala sedih dan tertawa disaat gembira. Kita sama sama gemetar sewaktu ketakutan melanda serta tergelak ketika kegembiraan menerpa. Kita sama sama berkeringat dibawah terik matahari, dan menggigil ditelan dinginnya malam. Tidakkah kita melihat begitu banyaknya persamaan diantara kita sampai – sampai muskil untuk menghitungnya.
Lalu,
Mengapa secuil perbedaan yang dipicu oleh keinginan, hasrat dan nafsu menyangsikan semua kesamaan kita? Mengapa seolah olah kita lebih banyak waktu untuk mengais-ngais perbedaan, menggoreskan garis pemisah, memancang bendera perbedaan kami dan kau?Tidak cukupkah satu persamaan diantara kita berikut ini memupuskan kegigihan untuk mempertahankan warna warna itu: Bukankah kita sama sama membutuhkan kasih sayang?
William Arthur mengatakan : Rayulah aku, dan aku mungkin tak mempercayaimu. Kritiklah aku, dan aku mungkin tak menyukaimu. Acuhkan aku, dan aku mungkin tak memaafkanmu. Semangatilah aku, dan Mungkin aku takkan melupakanmu.
Pembelajaran yang dapat diambil :
Artinya manusia selalu menginginkan yang terbaik dan yang indah untuk hidupnya, membutuhkan perhatian dari orang sekelilingnya. Jadi jika kita ingin diingat dan tak terlupakan, mengapa kita tidak memberi secuil perhatian pada orang-orang disekeliling kita, sehingga kita menjadi orang yang bermanfaat buat orang lain. Mengutip sebuah kalimat bijak :
” Jangan pernah bercita-cita menjadi orang yang sukses, Namun berusahalah untuk menjadi orang yang memiliki nilai bagi siapa saja”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar